BEM FKIP USK : Bersatu Dalam Aksi Kemanusian Untuk Palestina

BANDA ACEH – 6 Mei 2024
Dalam sebuah upaya untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi rakyat Palestina yang sedang menghadapi krisis akibat perang, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) melalui program SOSMA UNITY FOR PALESTINE: STAND STRONG TOGETHER, berhasil menggalang dana kemanusiaan dengan sukses. Program ini berlangsung dari tanggal 26 April hingga 8 Mei 2024 mendatang untuk donasi online, sementara donasi offline dilaksanakan pada tanggal 3-5 Mei di tiga titik strategis, yaitu Lambaro, Masjid Oman, dan Simpang Jambo Tape, serta di sekitar FKIP USK.

Masyarakat memberikan tanggapan yang sangat antusias terhadap aksi ini, menunjukkan kepedulian mereka terhadap situasi kemanusiaan di Palestina. Kolaborasi yang kuat antara SOSMA BEM FKIP USK dengan Human Initiative Aceh, sebuah lembaga non-pemerintahan yang bergerak di bidang kemanusiaan, telah menghasilkan dampak yang signifikan. 

Selain melalui donasi, acara ini juga mendapat dukungan dan partisipasi penuh dari seluruh departemen BEM FKIP USK. Bahkan, Ketua BEM turun langsung ke lapangan untuk melakukan penggalangan dana, menunjukkan komitmen dan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Dengan kerja keras dan semangat gotong royong, BEM FKIP USK berhasil mengumpulkan dana yang akan memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan bagi rakyat Palestina. 

Melalui aksi ini, bukan hanya bantuan materi yang diberikan, tetapi juga pesan solidaritas dan kepedulian dari masyarakat Aceh kepada saudara-saudara di Palestina. Sebagai tambahan, Ketua BEM FKIP USK, saudara Hibatullah Nibraas, menyampaikan pesan yang mendalam: “Membantu dan terus bersuara untuk Palestina adalah bentuk dari membela aqidah dan agama Islam. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh agar selalu sadar dan terus peduli untuk kedamaian saudara kita di Palestina”.

Saudara Nibraas juga menyampaikan, Donasi yang terkumpul akan di salurkan melalui lembaga Sosial Human Initiative, dan akan langsung disalurkan kepada saudara kita yang di Palestina melalui relawan yang ada disana. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang ada di Palestina.

Keberhasilan program ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga memperkuat ikatan antara masyarakat lokal dengan isu-isu global, menunjukkan bahwa solidaritas dan kepedulian tidak mengenal batas geografis. Semoga keberhasilan dari program ini dapat menjadi inspirasi bagi upaya-upaya kemanusiaan di masa depan.

Laporan :
Miratun Hayati