KABAN KESBANGPOL TERIMA KUNJUNGAN DUTA DAMAI REGIONAL ACEH

Sumber : BPH Duta Damai Regional Aceh

Banda Aceh (08/09/2022) Duta Damai Dunia Maya Regional Aceh bersilaturrahmi  dengan Kepala Badan KESBANGPOL Aceh. Acara tersebut berlangsung di ruang pertemuan KESBANGPOL Aceh di lantai 2 dan diterima langsung oleh Bapak Drs. Mahdi Efendi, selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta didampingi oleh Bpk. Dedy Andrian, S.E., M.M selaku Kabid. Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan dipenuhi canda tawa serta antusias yang tinggi dari perwakilan Duta Damai Regional Aceh, yang dihadiri oleh Teuku Rizza Muly selaku Koordinator Regional Aceh. Serta beberapa Pegurus Badan Harian/ BPH yang mendampingi,  yaitu Andy Mu’arif selaku Koordinator Lembaga dan Mitra Strategis, Hasbi selaku Koordinator Bidang IT dan Blogger, M. Ananda Kausar selaku mewakili Koordinator Bidang Kreatif, dan perwakilan Badan Pengurus Harian Duta Damai Regional Aceh lainnya.

Pertemuan tersebut dimulai dengan pembukaan singkat oleh Bpk. Dedy Andrian, S.E., M.M yang mewakili tuan rumah, kemudian mempersilahkan Delegasi Duta Damai Aceh untuk menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung ke Kesbangpol ini.  Teuku Rizza Muly selaku Koordinator Regional yang memimpin delegasi, mengutarakan niat dan tujuan kedatangan rombongan Duta Damai Aceh ini ke Kesbangpol Aceh. Sebenarnya sudah lama semenjak dibentuk pada 29 Juli 2022 lalu. Tujuan utama delagasi yang dipimpinnya itu ialah bersilaturrahmi dengan bapak Kaban dan jajarannya, kemudian menguraikan beberapa rencana kerja dan agenda yang akan diselenggarakan Duta Damai Regional Aceh.

“Kita saat ini tersebar diberbagai kabupaten/kota di Aceh, dengan satu misi yaitu menyebarkan pesan damai baik di dunia maya maupun di dunia nyata” ujar Rizza.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Duta Damai Regional Aceh, sebagaimana juga telah dirumuskan oleh rekan-rekan Koordinator Bidang beserta BPH lainnya adalah Rapat Kerja Daerah, Seminar Kebangsaan dan agenda Duta Damai Pusat lainnya.

Setelah sesi pembuka tersebut berlalu kemudian diskusi dan tanya jawab terus berlangsung dengan santai dan penuh rasa antusias. Dedy Adrian yang bertindak sebagai moderator dalam pertemuan tersebut, mempersilakan delegasi lainnya untuk menyampaikan apa yang menjadi harapan dalam pertemuan hari ini.

Koordinator Bidang IT dan Blogger, Hasbi, menambahkan harapannya pada Kesbangpol Aceh, selama ini kita prihatin dengan perlakuan generasi bangsa zaman sekarang yang terlalu sibuk berselancar di dunia maya dan bahkan cenderung sering disalahgunakan media sosialnya ke hal-hal yang tidak produktif dan terkadang membahayakan ideologi pengguna sosmed ini.

“Benar apa yang disampaikan Koordinator Regional tadi, kita juga berkewajiban memberdayakan generasi muda Aceh saat ini, melalui pelatihan-pelatihan konten dan artikel kreatif sehingga waktu mereka lebih produktif dan terhindar dari ancaman ideologi” pungkas Hasbi.

Untuk mewujudkan hal itu, saat ini Duta Damai Aceh membutuhkan dukungan baik dari segia materil maupun moril untuk merealisasikan beberarapa cita-cita mulia tersebut.

“kepada Kebangpol terutama pak Kaban agar dapat mendukung penuh harapan kita dan sama-sama menjaga anak bangsa untuk terhindar dari paham radikalisme,” tambah Hasbi.

Setelah harapan dan maksud dari para delegasi Duta Damai Aceh ini sudah tersampaikan, kemudian saatnya giliran pak Kaban Kesbangpol Aceh menanggapi dan menjamu teman-teman duta damai untuk menambah keakraban dan kehangatan.

Sumber : BPH Duta Damai Regional Aceh

Dalam kesempatan itu Pak Kaban merespon semua apa yang telah diutarakan oleh Koordinator Regional Duta Damai Aceh beserta pengurus harian lainnya. Ia juga berterimakasih sudah datang berkunjung ke Kesbangpol Aceh dan sebenarnya ini yang ditunggu-tunggu oleh Kesbangpol dari dulu, yaitu adanya kelompok pemuda yang terbentuk khusus berperan di dunia maya dalam rangka melawan paham-paham radikalisme dan kontra narasi lainnya yang gencar di media sosial.

“Saya sangat berterimakasih kepda BNPT semoga ini dapat menjadi semangat baru dan contoh bagi generasi muda lainnya di Aceh” pungkas Mahdi Efendi.

Sebelum ia melanjutkan pembicaraannya, ia juga berkenalan dan menanyakan satu persatu asal daerah dari para delegasi yang hadir.

Pihaknya menyambut baik apa yang direncanakan oleh Duta Damai Aceh, Pak Kaban siap mendukung operasional Duta Damai Regional Aceh, mulai menfasilitasi ruang sekretariat, dan beberapa fasilitas lainnya termasuk jika ada program ke daerah-daerah diperbolehkan pemakaian mobil operasional untuk tujuan mensosialisasikan pesan damai ke seluruh daerah di Aceh.

“Kita nanti akan coba petakan dulu bidang-bidang mana yang serah untuk kita berdayakan teman-teman Duta Damai ini, nanti di data kembali, Insyaallah kita sama-sama memberikan manfaat positif ke masyarakat Aceh” tambah pak Kaban.

Koordinator Regional Aceh sedikit lega mendengarkan apa yang disampaikan bapak Kaban Kesbangpol Aceh.

“Kita sangat berterimakasih pak, semoga kita terus dapat bersinergi dan arahkan kami agar dapat mewujudkan semua cita-cita mulia ini,” pungkas Rizza Muly.

Koordinator Bidang Lembaga dan Mitra Strategis Duta Damai Regional Aceh, sangat senang dan berharap hal ini dapat berkorelasi dengan stakeholder lainnya seperti Forkopimda Aceh.

 “Kita akan terus mengupaya kolaborasi dan sinergisitas dengan Forkompimda Aceh melalui Duta Damai ini untuk menciptakan gerakan bersama dalam mengisi konten-konten perdamaian” ujar Andy Mu’arif.

Ia menambahkan tidak hanya dengan pemerintah, kita juga akan bekerjasama dengan komunitas-komunitas, Mahasiswa dan Pelajar di Aceh yang nanti akan mengadakan kegiatan-kegiatan offline yang massif untuk mendukung penyampaian pesan-pesan perdamaian yang telah dibuat oleh Duta Damai.

“Generasi muda Aceh kita upayakan ke hal-hal yang produktif dan terhindar dari paparan radikalisme dan terorisme,” sebut Andy Mu’arif.

Diakhir Bapak Kesbangpol, Aceh Mahdi Efendi menambahkan dan memastikan kita siap berkolaborasi dan mendukung penuh program-program Duta Damai Regional Aceh kedepan.

“Akan segera kita petakan bidang-bidang mana nanti yang teknis nya sama dan kita juga akan pelajari petunjuk regulasi yang ada,” tutup Mahdi.

Kegiatan silaturrahmi tersebut ditutup dengan foto bersama dan jamuan makanan dan minuman segar yang telah disediakan oleh pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.          

Badan Nasional Penaggulangan Terorisme disingkat dengan BNPT merupakan lembaga pemerintah non kementerian, yang melaksanakan tugas pemerintah dibidang penanggulangan terorisme. Pada Bulan Maret 2015, BNPT membentuk Pusat Media Damai (PMD) sebagai pusat monitoring dan kontra propaganda radikal terorisme di dunia maya. Selain itu BNPT juga menetapkan tahun 2015 sebagai Tahun Damai di Dunia Maya. Langkah tersebut diambil oleh BNPT karena banyak konten-konten negatif berupa ujaran kebencian dan ajakan permusuhan di dunia maya. Anggota Duta Damai Dunia Maya merupakan para pegiat dunia maya yang bertekad menggunakan media sosialnya untuk menebarkan perdamaian dengan Tugas utamanya adalah memperbanyak konten positif dunia maya, yakni konten yang berisikan perdamaian dan wawasan kebangsaan yang berorientasi kokohnya persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada 29 Juli 2022 Duta Damai Dunia Maya Regional Aceh dikukuhkan dengan harapan untuk meneruskan dan menebarkan pesan-pesan damai di Aceh baik melalui dunia maya maupun dunia nyata. Saat ini Duta Damai Dunia Maya Regional Aceh bernanung dibawah Subdit. Propoganda, Direktorarat Pencegahan, BNPT Republik Indonesia. (HSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.